Piringan Hitam Perdana Harry Roesli Di Rilis Di Singapore

Piringan Hitam Harry Roesli Philosophy Gang yang dirilis di Singapore tahun 1973

Piringan Hitam Harry Roesli Philosophy Gang yang dirilis di Singapore tahun 1973

Ini adalah album perdana Gang of Harry Roesli bertajuk “Philosophy Gang” yang dirilis oleh Lion Record Singapore pada tahun 1973.

Album ini direkam di Musica Studio’s Jalan Perdatam,Pasar Minggu Jakarta Selatan,lalu diremix di studio Lion Record Singapore.Beruntung,Harry Roesli bersua dengan Robert Wong Jr,pemilik Lion Record sekaligus Lion Magazine yang tertarik untuk m erilis album ini dalam bentuk LP (longplay) yang berisikan 7 lagu yaitu “Peacock Dog”,”Roda Angin” dan “Don’t Talk About Freedom” di muka A serta “Borobudur”,”Imagine” (Blind),”Malaria” dan “Roses” di muka B.

Semua lagu ditulis oleh Harry Roesli,kecuali 2 lagu yaitu “Roses” dan “Don’t Talk About Freedom” yang ditulis oleh Albert Warnerin.Lagu “Imagine” (Blind) ditulis oleh Choqiue Hutagalung bersama Harry Roesli.

Gang of Harry Roesli terdiri atas Harry Roesli (vokal,bass,gitar,perkusi),Albert Warnerin (gitar,vokal),Janto Soedjono (drums,perkusi),Indra Rivai (keyboards),Harry Pochang (harmonika,vokal) dan Dadang Latief (gitar).

Harry Roesli tampak  menggabungkan berbagai kecenderungan  musik.Ada rock,funk,folk ,blues dan R&B serta jazz(y).Harry tampaknya tak ingin terkotak dalam satu genre musik.Dia ingin bebas memainkan apa yang disukainya.Beryuntung,Harry didukung oleh pemusik yang paham kemauannya seperti Albert Warnerin yang memiliki sebntuhan progresif dalam pola permainan gitarnya .Harry Pochang dengan permainan harmonikanya yang bluesy malah mengingatkan kita pada gaya permaianan harmonika Lee Sklar dari kelompok War.Dan Indra Rivai,yang saat itu juga tergabung sebagai pemain keyboard Bimbo,memberikan kontribusi yang padan melalui keybioards hingga mini Moog synthesizers.

Ketrampilan Harry Roesli merangkai lirik pun telah terurai jelas jika menyimak album ini.Misalnya,bagaimana Harry Roesli bermetaphora tentang Indonesia lewat idiom “Peacock Dog”.Apakah Peacock Dog ? “Indonesia tuh kayak peacock dog.Separuh merak,separuh anjing” tutur Harry Roesli dengan aura satir yang kuat.Mari kita simak lirik lagu yang pertamakali dinyanyikannya dalam pesta musik terbesar “Summer ’28” (Suasana Meriah Menjelang Kemerdeka RI ke 28) yang berlangsung di Ragunan,Pasra Minggu pada 16 Agustus-17 Aghustus 1973 :

Sexy country where are you ? Come or run ?

                      But I saw your steps deep underground

                      That is why I know your direction,I follow you

                      Look those leaves are falling from that yellow trees

                      But the peacock dog will make it clean.Could it ?

                       That is why I know your fantasy right here

                       Peacock dog where are you ,peacock dog where are you ? 

Siapa yang menyangka jika lagu yang dikemas dalam warna funky ini memiliki nafas kritik yang tajam ?.

Sensitivitas Harry Roesli sebagai seniman memang setajam pisau.Harry merasa rakyat,sebagai wong cilik,merupakan makhluk tiada daya sama sekali.Namun,Harry beranggapan bahwa jangan anggap remeh rakyat kecil.bagi Harry,rakyat kecil memang tak lebih dari seekor nyamuk,yang sekali tebas langsung mati terkapar.Namun nyamuk itu adalah malaria,yang mampu mernyebar virus mematikan dalam arti sebenarnya.Ah kang harry memang terampil bertamsil kata.Dia piawai berfilosofi.Ini lirik lagu “Malaria” :

Seprei tempat tidurmu putih itubtandanya kau bersedih

                  Mngapa tidajk kau tiduri,kau hanya terus menangis

                  Apakah kau seekor monyet yang hanya dapat bergaya

                  Kosong sudah hidup ini,bila kau hanya bicara

                  Guling bantalmu akan bertanya,apa yang kaupikirkan nona ?

                  Kau hanya bawa airmata dan ketawa yang kau paksa

                  Lantai kamarmu kan berkata,mengapa nona pengecut ?

                  Lanjutkan saja hidup ini sebagai nyamuk malaria……….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s