Aneka Warna Clique Fantastique

Mungkin tak banyak yang mengenal kelompok asal Jakarta Clique Fantastique yang sempat populer di negeri jiran terutama di Singapore dan Malaysia.Kelompok ini didukung oleh almarhum Robby Amin (vokalis,gitar.trumpet) yang lebih dikenal dengan nama Shorty Robin beserta adiknya Greggy M Manupasa,vokalis dan pemain organ  yang di era 90-an lebih dikenal sebagai bagian dari TV swasta RCTI,juga ada saxophonis stylish Albert Sumlang yang menggantikan Amal,ada Sutjipto yang menggebuk drum,Iwan Rae membetot bass.
Kelima pemusik ini memang kampiun.Musikalitasnya memang telah teruji.Mereka pun banyak meraih jam terbang di berbagai zona klab malam.Bahkan sebelum terbentuknya Clique Fantastique pada 15 Mei 1970  ,kelimanya pernah tergabung dalam berbagai kugiran ngetop kawasan Menteng dan Kebayoran seperti Bharinas,Al Capone,Ayodya,The Chekink  hingga Buana Suara.
Ketika menginjakkan kaki di Singapore,pers setempat menyambut Clique Fantastique penuh pukau.Tengoklah apa yang ditulis jurnalis Sulaeman Jeem pada koran “Berita Harian” yang terbit di  Singapore  :

“……Lima orang pemuda Indonesia berhijrah kasini untuk
men-chari pengalaman hidup dikota modern Singapura. Bekal yang
mereka bawa tidak banjak, antaranya: kebolehan mereka bermain
muzik “.

Mini album atau EP ini memang membuktikan bahwa grup ini memang patut diperhitungkan sepak terjangnya saat itu.Setidak 2 lagu di album ini yaitu “Walau Seribu Tahun” dan “Hidup” malah sempat menjadi hit di Singapura dan Malaysia.

Vinyl 7 Inch Clique Fantastique "Aneka Warna"

Vinyl 7 Inch Clique Fantastique “Aneka Warna”

Tak heran memang.Karena sejak akhir dasawarsa 60-an hingga awal 70-an banyak kugiran bumi pertiwi yang meraih sukses di Singapore seperti The Rollies,The Steps,The Peels,Trio Bimbo dan banyak lagi.
Pengaruh Latin Rock yang ditularkan Santana hingga sisa sisa keperkasaan psychedelia 60-an sangat terasa pada racikan musik Clique Fantastique yang menurut saya memang fantastik.
Simaklah lagu “Walau Seribu Tahun” yang ditulis Albert Sumlang yang mau tak mau mengingatkan kita pada atmosfer Santana.Paling tidak,saat itu para pendukung Clique Fantastique mungkin tengah terbius “Evil Ways” nya Santana,terutama jika anda bandingkan dengan lagu “Kucoba dan Kucoba”.
Esensi psychedelia rock pun mencuat pada lagu “Hidup”.Aksentuasi menyilang antara strumming gitar dan attack sektor keyboard memberi nilai plus pada lagu yang ditulis Robby Amin ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s