Piringan Hitam (Promo) Lentera Harry Sabar

Piringan Hitam Lentera Harry Sabar yang dicetak hanya untuk keperluan promo yang dibagi-bagikan secara gratis ke radio-radio maupun media cetak

Piringan Hitam Lentera Harry Sabar yang dicetak hanya untuk keperluan promo yang dibagi-bagikan secara gratis ke radio-radio maupun media cetak

Sosok Harry Sabar seingat saya mulai mencuat di media massa ketika salah satu lagu karyanya bertajuk Sesaat berhasil menempati 10 besar finalis Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors Rasisonia ke 2 di tahun 1978.Lagu “Sesaat” kemudian dinyanyikan Benny Soebardja, pentolan Giant Step Bandung dalam album Dasa Tembang Tercantik LCLR 1978. Harry Sabar yang pernah membentuk band di lingkungan Universitas Trisakti  dan radio Elshinta ini setahun berselang kemudian merilis sebuah album solo bertajuk “Lentera” yang dirilis oleh DD Record.

Album solo Harry Sabar ini menyertakan begitu banyak pemusik pendukung, mulai dari kalangan pemusik yang kerap nongkrong di Jalan Pegangsaan hingga para pemusik dari lingkungan Institut Kesenian Jakarta.Mereka antara lain Keenan Nasution,Oding Nasution,Debby Nasution,Addie MS,Marusya Nainggolan,Mates,Candra Darusman dan masih sederet panjang lagi.

Musik yang dimainkan Harry Sabar and Friends ini memang beralas pada musik pop, namun diimbuh dengan berbagai kecenderungan bermusik mulai dari progresif rock hingga sedikit jazz rock.

Harry Sabar nyaris menulis semua lagu di album solonya ini termasuk menyanyi dan memainkan beberapa instrumen musik.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s